Loading...

News

Kajian Fathul Mu'in Bersama LBM NU Kota Surabaya dan MWC NU Simokerto

Kajian Fathul Mu'in Bersama LBM NU Kota Surabaya dan MWC NU Simokerto

Kajian Fathul Mu'in Bersama LBM NU Kota Surabaya serta MWC NU Kecamatan Simokerto

ansorsimokerto.com - Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama atau disingkat LBM NU adalah sebuah lembaga otonom Organisasi Masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) yang berkecimpung pada pembahasan masalah-masalah kekinian yang berkembang di Masyarakat dengan berpedoman pada Al Qur’an dan Al Hadits.

Menjadi salah satu agenda rutin Pengurus Cabang Lembaga Bahtsul Masail (LBM NU) Kota Surabaya adalah melakukan Kajian Fathul Mu'in dan Masalah Kontemporer, yang kali ini rabu, 2 Oktober 2019 jam 19:30 s/d 21:30 WIB dilaksanakan di Masjid Baitussalam Cungkup (Jalan Kapasan 138 A Surabaya, dengan Materi Problematika Najis, acara ini diisi oleh Ustadz Habiburrahman dan di moderatori oleh Ustadz Imam Syafi'i. Hadir dalam acara tersebut adalah Pengurus MWC NU Kecamatan Simokerto, pengurus ranting NU se Kecamatan Simokerto, serta Ansor Banser Kecamatan SImokerto selaku Banom yg turut mengkondisikan acara berlangsung hingga selesai.

Seperti halnya kajian sebelumnya acara diawali oleh pembukaan / pembacaan Suratul Fatiha yang pada kesempatan kali ini di pimpin oleh KH.Ir.Abdullah Hamsyi, dilanjut sambutan oleh ketua MWC NU Kecamatan SImokerto (H. Kasuwi), serta pembacaan Kitab Fathul Mu'in oleh Ustadz Habiburrahman sebagai pengantar kajian. tidak hanya pasif mendengarkan kajian, peserta Kajian Fathul Mu'in dan Masalah Kontemporer juga sangat proaktif bediskusi tentang Materi Problematika Najis yang memang saat ini terjadi seperti contoh bagaimana hujum air hasil penyulingan yang berasal dari air kali (sungai) dimana seperti kita ketahui bersama bahwa di sungai terdapat berbagai macam jenis najis.

Diakhir acara pengurus MWC NU Kecamatan Simokerto Kota surabaya, mentampaikan 2(dua) rekomendasi yang di sampaikan kepada KH.Ismail sebagai anggota mengikuti kegiatan LBM NU Kota Surabaya dan Bapak H.Kaswi selaku ketua MWC NU Simokerto untuk diteruskan kepada pengurus LBM NU Kota Surabaya :

  1. Agar merekap semua pertanyaan dan jawaban serta ibarat (referensi kitab) dari jawaban tersebut dan di bagikan di group MWC tujuan utamanya agar semua pengurus MWC NU bertambah ilmu pengetahuan agamanya khususnya di bidang Fiqih.
  2. Kajian kitab Fathul Mu'in bila dilaksanakan diluar kantor Cabang NU perlu diberi limit waktu untuk memberi kesempatan kepada para peserta umum(mustami' yg bisa baca kitab) untuk bertanya tentang problematika faktual dan amalan sehari-hari yg terjadi di tengah-tengah masyarakat walaupun mungkin jawabannya tidak harus terjawab dimalam itu, tetapi dibuat catatan untuk dibahas diwaktu berikutnya, dan hasilnya di bagikan juga di group MWC NU Simokerto.

Semua itu bertujuan agar program LBM NU Kota Surabaya syiar dan manfaatnya lebih banyak diketahui masyarakat luas khususnya pengurus MWC NU Simokerto.

Related Post